Minggu, 29 Maret 2026

KALKULASI PEMERATAAN EKONOMI - EKONOMI REVIEW-3

Oleh:Wandi, Keluarga Sunda Agregat
Knowledge Inspiration of Indonesia

Pandangan umum (Estimation) sebuah perhitungan untuk mendapatkan kesetaraan (nilai rata-rata), biasanya dipertimbangkan dari nilai input (pendapatan) dan output (kebutuhan pengeluaran), serta mengacu pada kemampuan pembelian dalam standar harga layak atau umum secara menyeluruh.
BACA JUGA ASPIRASI

CINTAILAH NEGARA DAN MATA UANG MU SENDIRI....
KARENA SIAPA LAGI YANG AKAN BERTAHAN & MEMPERJUANGKANNYA, JIKA BUKAN RAKYATNYA SENDIRI....

NEGARA YANG TIDAK MEMILIKI MATA UANG SENDIRI ADALAH NEGARA YANG TIDAK MEMILIKI  KEDAULATAN YANG AKAN SELALU BERDASARKAN KETERGANTUNGAN ASING (Terjajah)

Begitupun persepsi dalam mengolah nilai rata-rata kesejahteraan perekonomian bersama, dimana nilai yang menjadi patokan dasarnya adalah penghasilan para ekonom menengah kebawah (bukan menengah keatas) sehingga didapat nilai rata-rata yang bisa imbang, sama atau terjangkau oleh keseluruhan.


Akan tetapi dalam hal ini bukan berarti ekonom tingkat atas diabaikan atau tidak diperhitungkan sama sekali, karena justru inti utama dari penguraian ini adalah Ekonom Tingkat atas (mapan dan mandiri)


Dari keseluruhan harga maksimal yang sudah bisa terjangkau oleh para ekonom tingkat bawah; itu berarti pula laba yang telah didapat Ekonom Tingkat atas (Jetset) akan semakin membesar ketimbang pada saat harga masih acak sehingga pada pengaplikasian sosialisasiannya para ekonom tingkat ataslah yang harus memiliki kesadaran untuk bisa berperan sebagai pelopor dalam pelaksanaan pemerataannya.

Untuk sedikit menyesuaikan pendapatan dalam melaksanakan kesejahteraan perekonomian tersebut yang mungkin dapat dilakukan adalah mengenakan kesesuaian pajak.

Akan tetapi bukan over capacity (melampui batas kapasitas kemampuan pendapatan)  sebab jika hal ter sebut dilakukan yang akan terjadi adalah boomerang (kilas balik) seperti:
1. Akan mengurangi minat investor lokal maupun asing untuk menanamkan investasi
2. Banyak investor yang akan mengalihkan investasinya Keluar Negeri.
3. Semakin bertambah kacaunya perekonomian
4. Keapatisan pada kewajiban
5. Dapat dikatagorikan sebagai Pemerasaan dan Pemaksaan, bahkan hukumnya Riba, karena perlakuan demikian terlalu memaksakan kehendak serta tidak disesuaikan dengan nilai nominal realita antara  income (masukan) dan output (keluaran) yang selalu berubah-ubah tidak menentu.

KILAS BALIK
Asal muasal pemberlakuan pajak di Indonesia berawal dari sumbangan-sumbangan untuk pembangunan sarana dan prasarana, baik untuk fasilitas umum ataupun tunjangan bagi kaum Duafa dan tidak mampu.

Bukan Upeti yang harus selalu dibayar sebagai Bentuk Taklukan wilayah ataupun daerah yang terjajah karena NKRI adalah negara Kesatuan dan Persatuan.

Seperti halnya Pajak Tanah dan Jalan, asal muasalnya berdasarkan sumbangan dari rumah kerumah yang kemudian dibakukan menjadi PAJAK.

Ditetapkannya Nilai nominal pajak itu sendiri karena berdasarkan kebutuhan Pencapaian Target.
Artinya, jika mengandalkan sumbangan-sumbangan tanpa kejelasan hasil yang didapat, tidak akan tercapai Budgetting yang sesuai dengan kebutuhan. 

Cara memberi INSENTIF PAJAK pada warga negara Indonesia adalah dengan SENSUS PENDUDUK dan CACAH JIWA, mengacu pada Hasil Pendapatan, Jumlah Keluarga serta  Kebutuhan Pokok Hidup, Biaya Operasional, dan Biaya Pendidikan yang di Akumulasi secara keseluruhan hingga didapat Nilai kesetaraan kemampuan.

"Jika penghasilannya tidak memadai KEWAJIBAN PAJAK DIHILANGKAN atau GOLONGAN TIDAK WAJIB PAJAK"
EKONOMI REVIEW-3

Sedangkan Gaji bagi Pegawai Negeri (Pemerintah) serta Delegasi (Wakil Rakyat,dsb serta Keamanan, Pengamanan dan Pertahanan) dialokasikan dari Kepengelolaan pendapatan SDA (Sumberdaya Alam) dan BUMN yang dimanajemen langsung oleh Kepala Negara (Presiden) dengan Bendahara MPR.
Terlepas dari pajak perawatan (maintenance) ataupun jasa operasional Internal (Wilayah ataupun Daerah)Dari sepersekian penghasilan pendapatan pajak tersebut secara realistis disisihkan untuk dijadikan dana subsidi yang khusus ditujukan pada kantung-kantung yang benar-benar membutuhkan.
1. dijadikan pinjaman modal dengan kembalian angsuran yang seringan-ringannya.
2. dijadikan tunjangan sosial penghidupan layak bagi yang betul-betul tidak mampu dengan menyalurkan sumbangan makanan pokok (sembako).
3. dijadikan dana tunjangan pendidikan (beasiswa) dari tingkat SD sampai SMP tanpa memilah-milah nilai kecerdasan. 
Pada saat ORBA di masa Pak Harto disebut INPRES.Hal tersebut direalisaikan jika dipandang memang pendidikan sudah sedemikian kritisnya karena akibat dari terrlalu mahalnya harga untuk sebuah pengajaran beserta prasarananya.
EKONOMI REVIEW-3
Video Call Lintas Negara dan Dunia, serta sebenar-benarnya Pengantar Berkas Gigabyte Unlimited, Tanpa Limit dan Batasan

Tidak ada salahnya pula jika ditiap-tiap desa ataupun kelurahan dibangun sarana pendidikan bebas biaya yang khusus ditujukan bagi anggota warga tidak mampu dengan keakurasian seleksi kemampuan pendapatan orang tua, tanpa batasan jumlah anak yang bersekolah.

Namun demikian dasar pajak yang diberlakukan itu sendiri harus dikaji terlebih jauh, mengacu pada syariah ataukah upeti?

Pajak syariah adalah kehalalan untuk menghilangkan penghasilan riba (haram)  (kelebihan pada pendapatan), tidak diberlakukan pada masyarakat kurang mampu dan berpenghasilan pas-pasan.

Pajak upeti pada pemberlakuannya adalah Riba, karena setiap materi/asset orang perorang yang dianggap menonjol dan berharga akan selalu dijadikan acuan untuk ditarik persentase pada harga jualnya (komisi).
EKONOMI REVIEW-3

Dengan melalui kesesuaian nilai pajak rata-rata pendapatan, para ekonomiwan mampu tidak akan merasa terpaksa untuk mengeluarkan dana kesejahteraan.

Karena pada pembengkakannya memiliki arah dan tujuan yang pasti dalam perealisasiannya, ataupun memiliki kejelasan dalam pencanangannya (tidak menguap); sehingga pajak yang dikenakan bukan ala premanisme (memeras untuk kepentingan yang tidak jelas), akan tetapi justru untuk mengangkat dan mendorong peningkatan perekonomian bersama (kesejahteraan); 

Sebab jika benar dalam perealisasiannya, didalamnya terdapat sirkulasi dua arah yang dapat memungkinkan kestabilan Perekonomian.

Akan tetapi yang lebih jelas dan mulianya lagi meski tanpa dirasa sebagai beban oleh para ekonomiwan kalangan atas, dari jerih payah kesukarelaannya telah menciptakan suasana perekonomian lain meskipun mungkin memerlukan waktu yang tidak signifikan; bahkan pada hakikatnya bukan hanya sebagai dermawan akan tetapi benar-benar telah menunjang keberlangsungan hidup untuk saudara-saudaranya sendiri. (Nop/2004)💗
 
PELAJARAN PATERN RIGHT KELUARGA SUNDA AGREGAT BOGOR INDONESIA
INDUSTRI KREASI & INSPIRASI






CARA MUDAH & PRAKTIS BUAT DAFTAR SEWA AUTOMATIS


CARA MUDAH BUAT KORELASI & INPUT DATA

CARA MUDAH BUAT EXPIRE AUTOMATIS


CARA MUDAH BUAT ANIMASI
ALASAN SAYA SELURUH BENTUK PLANIT BULAT
Seluruh Planit Berasal Dari Hal Yang Sama, dan Berakhir Ditempat Yang Sama
Ruang lingkup Hampa Udara pada Antariksa mengakibatkan bentuk dari seluruh planit-planit bulat.
Adapun terjadinya hal tersebut akibat dari keseimbangan tekanan udara hampa; sama halnya dengan keseimbangan tekanan air yang membentuk efeksitas gelembung- gelembung, terkecuali sampah galactica ataupun droid yang gagal menjadi planit.
SUDUT PANDANG AQLI

Maka jika mencari Ujung Dunia, jangan jauh-jauh bepergian, karena Ujung Dunia berada dibelakang kita letaknya
KUTUB PLANIT

ITUPULA SEBABNYA MENGAPA HANYA DIPLANIT BUMI TERJADINYA PETIR & GLEDEK?
BACA PENJELASAN PADA MANAJEMEN FUNGSI KEHIDUPAN

Serta Adanya Analisa GRAVITASI VS HUKUM GRAVITASI


Adapun Salah Satu Pemicu SUBRO Hingga QUBRO adalah CORONA



Manusia Dan Mahluq hidup lainnya bergerak secaraROBOTIK BERDASKAN  MAGNET LISTRIK MAHA CANGGIH YANG DICIPTAKAN ALLAH

Serta Berbagai Kontroversi Pembelajaran Yang Harus Diketahui Yang Kesemuanya Bisa Juga Dibaca Disini https://m.kaskus.co.id/@wandi2000

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

INDEX

ANIMASI STUDIO BOGOR UNTUK BELAJAR DIALAM NYATA BUKAN BELAJAR DIALAM KHAYAL ISI ARTIKEL DOWNLOAD  AHA MESSENGER GIGABYTE  Video Call & P...